Tragis, Kabur dari Kejaran Begal, Pengendara Motor Tewas Tertabrak di Flyover Jakut
Nasib tragis menimpa seorang pengendara sepeda motor di Jakarta Utara. Pria yang berusaha melarikan diri saat dikejar oleh pelaku begal justru tewas tertabrak kendaraan lain di atas sebuah flyover. Peristiwa nahas yang terjadi pada Sabtu dini hari, 10 Mei 2025, sekitar pukul 02.30 WIB ini menambah daftar panjang aksi kriminalitas jalanan di ibu kota dan menimbulkan keprihatinan mendalam. Korban yang diketahui berinisial RZ (30 tahun) tewas tertabrak saat berusaha menghindari ancaman para pelaku begal.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, RZ yang mengendarai sepeda motor seorang diri tiba-tiba dipepet oleh dua orang pelaku yang juga mengendarai sepeda motor di atas flyover kawasan Tanjung Priok. Diduga para pelaku berusaha merampas kendaraan korban. Dalam kondisi panik dan berusaha menyelamatkan diri dari ancaman tewas tertabrak oleh para pelaku, RZ mencoba memacu kendaraannya lebih kencang. Namun nahas, saat berusaha menghindari para pelaku, korban hilang kendali dan terjatuh ke jalur berlawanan hingga akhirnya tewas tertabrak oleh sebuah mobil yang melintas dari arah berlawanan.
Kapolsek Tanjung Priok, Kompol Hadi Susanto, membenarkan adanya insiden tewas tertabrak tersebut. “Kami menerima laporan dari warga mengenai adanya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara motor dan mobil di atas flyover. Setelah tiba di lokasi, kami mendapati korban sudah meninggal dunia. Dari keterangan saksi dan olah TKP, kuat dugaan korban meninggal dunia akibat kecelakaan saat berusaha menghindari aksi begal,” jelas Kompol Hadi saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian pada Sabtu pagi. Pihak kepolisian segera melakukan evakuasi jenazah korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus begal ini.
Saat ini, pihak kepolisian tengah memburu para pelaku begal yang menyebabkan korban tewas tertabrak. Beberapa saksi di lokasi kejadian telah dimintai keterangan untuk mendapatkan ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang mereka gunakan. Kasus ini menjadi peringatan bagi para pengendara motor untuk lebih berhati-hati saat melintas di jalanan sepi pada malam hari. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika melihat atau mengalami tindak kriminalitas jalanan. Tragedi ini menambah duka dan kekhawatiran akan keamanan berkendara di wilayah Jakarta Utara.
