Heboh Ditemukan Mayat Wanita Setengah Telanjang di Kendal
Mayat Wanita Setengah Telanjang – Warga Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita dalam kondisi setengah telanjang di area dekat kandang ayam pada Rabu (24/4/2024) pagi. Penemuan tragis ini sontak membuat resah warga sekitar dan memicu penyelidikan intensif dari pihak kepolisian.
Mayat wanita tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang hendak memberi makan ayamnya sekitar pukul 06.30 WIB. Saksi mata, Sutrisno (50), melaporkan kondisi korban saat ditemukan tergeletak di tanah dengan posisi terlentang dan sebagian pakaiannya terbuka. Penemuan ini segera dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Tim Inafis Polres Kendal segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti-bukti. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi penemuan mayat. Identitas korban saat ini masih belum diketahui dan pihak kepolisian tengah berupaya untuk mengidentifikasi jenazah. Ciri-ciri korban yang disebutkan adalah berambut panjang dan diperkirakan berusia antara 20 hingga 30 tahun.
Kapolres Kendal, AKBP Feria Sano Ginting, melalui keterangan persnya di lokasi kejadian, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Beliau menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. Pihak kepolisian juga tengah memburu pelaku jika terbukti ada unsur pidana dalam kejadian ini.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan mencari bukti-bukti lain di sekitar lokasi,” ujar AKBP Feria Sano Ginting. Beliau juga menambahkan bahwa autopsi akan segera dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
Penemuan mayat wanita ini menjadi perhatian serius masyarakat Kendal, terutama warga Desa Margomulyo. Banyak warga yang merasa khawatir dan berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta meminta kerjasama jika ada informasi yang dapat membantu penyelidikan.
Informasi lebih lanjut terkait identitas korban dan perkembangan penyelidikan akan disampaikan oleh pihak kepolisian setelah proses identifikasi dan pengumpulan bukti selesai. Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi yang relevan kepada pihak kepolisian jika memiliki petunjuk yang dapat membantu mengungkap kasus ini melalui kantor polisi terdekat atau hotline yang disediakan.
