Progres Terkini Pembangunan Jembatan Layang Ciroyom Bandung: Urai Macet, Permudah Mobilitas Warga

Admin_detrian/ April 9, 2025/ Berita

BANDUNG, JAWA BARAT – Proyek pembangunan Jembatan Layang (Flyover) Ciroyom di Kota Bandung terus menunjukkan kemajuan yang menggembirakan. Inisiatif infrastruktur krusial yang membentang di atas perlintasan sebidang Jalan Ciroyom ini diproyeksikan menjadi solusi jitu untuk mengatasi permasalahan kemacetan lalu lintas yang kerap menghantui kawasan tersebut.

Proses pembangunan Jembatan Layang Ciroyom secara resmi dimulai pada pertengahan tahun 2023. Konsorsium kontraktor yang terdiri dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Girder Indonesia, bekerja di bawah pengawasan ketat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bandung, menargetkan penyelesaian konstruksi pada kuartal keempat tahun 2025.

Kronologi pembangunan Jembatan Layang Ciroyom diawali dengan serangkaian tahapan penting. Dimulai dari sosialisasi intensif kepada warga dan pengguna jalan mengenai rencana proyek dan manajemen rekayasa lalu lintas. Selanjutnya, dilakukan pemindahan jaringan utilitas yang berada di sekitar lokasi pembangunan. Tahap fondasi, termasuk pengeboran dan pemasangan tiang pancang, menjadi langkah krusial berikutnya. Setelah fondasi kokoh, pemasangan pier (pilar penyangga) dilakukan secara bertahap.

Memasuki awal April 2025, tepatnya pada Rabu, 9 April 2025, proses pembangunan Jembatan Layang Ciroyom kini fokus pada tahap ereksi girder atau pemasangan balok-balok baja utama yang akan membentuk struktur utama jalan layang. Proses pemasangan girder ini memerlukan ketelitian tinggi dan penggunaan alat berat, dengan pengawasan ketat dari tim ahli konstruksi.

Jembatan Layang Ciroyom memiliki total panjang sekitar 470 meter dan lebar 9 meter, mengakomodasi dua jalur dengan empat lajur lalu lintas. Selain pembangunan jalan layang, proyek ini juga mencakup penataan jalan akses di sisi utara dan selatan jembatan, pembangunan drainase yang memadai, serta pemasangan lampu penerangan jalan umum yang modern.

Keberadaan Jembatan Layang Ciroyom diharapkan dapat secara signifikan mengurangi waktu tempuh perjalanan antara kawasan Ciroyom, Andir, dan sekitarnya. Eliminasi perlintasan sebidang kereta api di Jalan Ciroyom juga diprediksi akan mengurai kemacetan yang selama ini menjadi permasalahan utama di area tersebut. Meskipun selama masa konstruksi terdapat beberapa kali pengalihan arus lalu lintas, manfaat jangka panjang dari jembatan layang ini diyakini akan jauh lebih besar bagi mobilitas warga Kota Bandung.

Share this Post